Senin, 17 Oktober 2022

Analisis Semiotik Teks Surat Permohonan Maaf dan Surat Pernyataan Ferdy Sambo (3) : Deskripsi Leksikogramatika (Mood, Tema, Transitifitas)


b)       Deskripsi Mood, Tema, dan Transitifitas


SURAT PERMOHONAN MAAF


1.        Elipsis

2.        Minor

3.        Minor

4.        Deklaratif; proposal


5.        Deklaratif; proposal


6a.       Imperatif; proposal


6b.       Deklaratif; proposisi


7a.       Deklaratif; proposisi


7b.       Deklaratif; proposisi


8a.       Imperatif; proposal


8b.       Deklaratif; proposisi


8c.       Imperatif; proposal


9a.       Elipsis

9b.       Elipsis

10.            10.     Minor

11.            11.    Elipsis

12.           12.    Elipsis

 

Dilihat dari jenis MOOD, teks tersebut dibentuk melalui 6 klausa deklaratif dan 3 klausa imperatif. Akan tetapi jika dilihat makna Mood-nya, teks tersebut terdiri dari 4 klausa proposisi (6b,7a,7b,8b), dua diantaranya terlihat dari predikatornya yang termodalisasi (7a,8b: siap)  dan 5 klausa proposal (4,5,6a,8a,8c), empat diantaranya tampak dari dari predikatornya yang termodulasi (4:ingin, 6a:mohon-dapat, 8a:dapat, 8c: segera).

Teks ini mempunyai 1 tema pokok yaitu permohonan maaf Ferdy Sambo kepada senior dan rekan Perwira dan Bintara Polri. Sementara pada setiap klausanya terdiri dari 7 tema unmarked (saya, rasa penyesalan dan permohonan maaf), 1 tema marked (dengan niat murni), dan 5 tema tekstual berupa kata penghubung. Dengan demikian, tema pada setiap klausanya masih berorientasi pada tema pokoknya.

Sistem transitifitas teks ini terdiri dari 7 proses perilaku verbal (4,5,6a,6b,7a,7b,8b) dan 2 proses perilaku mental (8a,8c). Proses perilaku verbal sangat erat dengan fungsi klausa yang menggambarkan permohonan/permintaaan dan pernyataan kesediaan pembuat surat. Sementara proses perilaku mental menggambarkan harapan dan doa pembuat surat.


SURAT PERNYATAAN


1.        Minor

2.        Minor

3.        Elipsis

4.        Elipsis

5.        Elipsis

6.        Elipsis

7.        Deklaratif; proposisi


8a. Deklaratif; proposisi


8b. Deklaratif; proposisi


9. Deklaratif; proposisi


10a. Deklaratif; proposisi


10b. Deklaratif; proposisi


10c. Deklaratif; proposisi


11a. Deklaratif; proposal


11b. Deklaratif; proposisi


12. Deklaratif; proposisi


13a. Deklaratif; proposisi


13b. Deklaratif; proposal


13c. Imperatif; proposal


13d. Deklaratif; proposisi


14a. Deklaratif; proposisi


14b. Deklaratif; proposisi


14c. Deklaratif; proposisi


15. Minor

16. Elipsis

17. Elipsis

18. Elipsis

 

Dilihat dari jenis MOOD, teks tersebut dibentuk melalui 16 klausa deklaratif dan 1 klausa imperatif. Akan tetapi jika dilihat makna Mood-nya, teks tersebut terdiri dari 14 klausa proposisi (7,8a,8b,9,10a,10b,10c,11b,12,13a,13d,14a,14b,14c) dan 3 klausa proposal (11a,13b,13c) yang tampak dari dari predikatornya yang termodulasi (11a:perlu, 13b:dapat, 13c:jangan sampai)

Teks ini mempunyai 1 tema pokok yaitu pernyataan Ferdy Sambo atas penyampaian atau penjelasan informasi yang tidak benar tentang kronologi meninggalnya Brigadir Nofriansyah Josua. Sementara pada setiap klausanya bervariasi. Terdapat 9 tema unmarked berupa subjek, yaitu:

Klausa 8a: hal tersebut (penyampaian atau penjelasan informasi yang tidak benar tentang kronologis meninggalnya Brigadir Norfriansyah Josua di TKP Rumah Dinas Duren Tiga),

Klausa 9: kegiatan awal pengecekan dan pengamanan CCTV di pos satpam yang diduga dilakukan oleh BJP. Hendra Kurniawan dan KBP. Agus Nurpatriya,

Klausa 10c: dugaan keterlibatan beberapa anggota saya,

Klausa 12: yang dilaporkan oleh BJP. Hendra Kurniawan dan KBP. Agus Nurpatriya,

Klausa 13a dan 14c: surat pernyataan ini,

Klausa 13d: BJP. Hendra Kurniawan dan KBP. Agus Nurpatriya,

Klausa 14a dan 14b: saya

Kemudian 1 tema marked (atas perhatiannya) pada klausa (14a), dan 14 tema tekstual berupa kata penghubung pada klausa (7,8b,9,10b,10c,11a,11b,12,13a,13b,13c,13d,14b,14c). Dengan demikian, tema pada setiap klausanya tampak tidak menjelaskan tema pokoknya.

Sistem transitifitas teks ini terdiri dari 5 proses perilaku mental (8a,8b,13a,13c,14c), 2 proses perilaku verbal (7,11a), 4 proses relasional atributif (9,10c,13b,13d), 1 proses relasional identifikasi (12), 2 proses material (10a,10b), 2 proses verbal (14a,14b), dan 1 proses eksistensial (11b). 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kronologi Lengkap Kasus Pembunuhan Brigadir J Selama 3 Bulan : 11 Juli - 5 Oktober 2022

  11 Juli 2022 POLISI TEMBAK POLISI Brigadir J diberitakan tewas setelah insiden baku tembak di Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo (FS), Komp...